Sudah bukan rahasia lagi bahwa di era digital seperti sekarang ini, informasi yang kita terima bisa jadi berasal dari berita terpercaya ataupun hoax. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk bisa membedakan mana berita yang bisa dipercaya dan mana yang tidak.
Cara membedakan berita terpercaya dan hoax sebenarnya tidak terlalu sulit. Namun, kadang kita terlalu terburu-buru dalam menyebarkan informasi tanpa melakukan pengecekan lebih lanjut. Menurut pakar media sosial, Rachel Ongkowidjaja, “Kunci utama dalam membedakan berita terpercaya dan hoax adalah dengan melakukan verifikasi lebih lanjut. Jangan langsung percaya begitu saja pada informasi yang kita terima.”
Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan memeriksa sumber berita. Jika sumbernya adalah media yang sudah terpercaya dan memiliki reputasi baik, kemungkinan besar berita tersebut juga bisa dipercaya. Namun, jika sumbernya adalah akun media sosial yang tidak jelas atau tidak terverifikasi, lebih baik waspada.
Menurut pakar komunikasi, Prof. Dr. Iskandar Zulkarnain, “Hoax seringkali menyesatkan masyarakat karena dibungkus dengan informasi yang sensasional dan menarik. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk tidak terpancing emosi dan selalu melakukan pengecekan lebih lanjut sebelum menyebarkan informasi.”
Selain itu, kita juga bisa memperhatikan gaya bahasa yang digunakan dalam suatu berita. Berita terpercaya cenderung menggunakan bahasa yang netral dan faktual, sementara hoax seringkali menggunakan kata-kata yang berlebihan atau provokatif. Jadi, selalu waspada dengan berita yang terlalu menarik atau menggiring opini.
Menurut survei yang dilakukan oleh Lembaga Survei Indonesia, sekitar 60% masyarakat masih sulit membedakan berita terpercaya dan hoax. Oleh karena itu, penting bagi kita semua untuk terus meningkatkan literasi media dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.
Dengan memperhatikan cara membedakan berita terpercaya dan hoax, kita bisa menjadi konsumen informasi yang cerdas dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak benar. Sebagai masyarakat yang cerdas, kita memiliki tanggung jawab untuk selalu menyebarkan informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan. Jadi, jangan sampai terjebak oleh hoax dan selalu waspada dalam menyikapi informasi yang kita terima.
